Diserbu Warga, 150 Liter Minyakita Habis dalam Satu Jam di Balik Bukit

Antusias warga Lampung Barat terhadap operasi pasar Minyakita sangat tinggi hingga stok cepat habis terjual.
Lusiana Purba - Rabu, 13 Mei 2026 - 10:49 WIB
Dinas Koperasi, UKM dan Perdagang bekerjasama dengan BULOG menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng.
Dinas Koperasi, UKM dan Perdagang bekerjasama dengan BULOG menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng. - Foto Dok Diskoprindag Lampung Barat

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Tingginya antusias masyarakat terhadap operasi pasar minyak goreng kembali terlihat di Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat. Sebanyak 150 liter minyak goreng Minyakita habis terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam pada kegiatan operasi pasar yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopdag) bekerja sama dengan BULOG, Rabu (13 Mei 2026).

Kegiatan yang dipusatkan di depan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kecamatan Balik Bukit itu sejak pagi sudah dipadati warga. Masyarakat rela mengantre demi mendapatkan minyak goreng dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Kepala Diskopdag Lampung Barat, Syafaruddin, mengatakan operasi pasar mulai dibuka sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, stok minyak goreng yang disediakan tidak membutuhkan waktu lama untuk habis dibeli masyarakat.

“Antusias masyarakat sangat tinggi. Baru sekitar satu jam dibuka, seluruh stok 150 liter minyak goreng langsung habis terjual,” ujarnya.

Advertisements

Menurut Syafaruddin, tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan minyak goreng murah masih sangat tinggi, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang terjadi belakangan ini.

Ia menjelaskan, sehari sebelumnya atau Selasa (12 Mei 026), operasi pasar serupa juga digelar di Pasar Liwa dengan menyediakan 100 liter minyak goreng. Seluruh stok saat itu juga habis terjual dalam waktu singkat.

“Pada pelaksanaan di Pasar Liwa kemarin, 100 liter juga habis terjual. Hari ini kita tambah menjadi 150 liter dan tetap habis diserbu masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memastikan operasi pasar minyak goreng tersebut akan kembali dilanjutkan pada tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 22 Mei 2026.

Advertisements

Syafaruddin menerangkan, operasi pasar itu merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi program serentak yang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung serta dipantau langsung oleh Dinas Perdagangan Provinsi Lampung.

“Selama pelaksanaan operasi pasar, kegiatan dipantau secara langsung oleh Dinas Perdagangan Provinsi Lampung melalui sistem live monitoring,” jelasnya.

Dalam operasi pasar tersebut, masyarakat dapat membeli minyak goreng Minyakita dengan harga Rp15.500 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements