Kapurung, Warisan Kuliner Khas Sulawesi yang Kaya Rasa dan Tradisi

Kuliner tradisional Kapurung dari Sulawesi Selatan tetap eksis sebagai warisan budaya yang kaya rasa dan nilai tradisi.
Linda Kurniati - Selasa, 19 Mei 2026 - 07:25 WIB
Kapurung, makanan khas Sulawesi Selatan berbahan sagu dengan kuah ikan dan sayuran segar, dikenal sebagai kuliner tradisional kaya rasa dan budaya.
Kapurung, makanan khas Sulawesi Selatan berbahan sagu dengan kuah ikan dan sayuran segar, dikenal sebagai kuliner tradisional kaya rasa dan budaya. - Foto IndonesiaKaya

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Kuah dibuat dengan merebus ikan bersama berbagai bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan garam. Setelah kuah matang, aneka sayuran dimasukkan agar tetap segar dan tidak terlalu lembek.

Bulatan sagu kemudian dimasukkan ke dalam kuah sebelum disajikan.

Kapurung paling nikmat disantap dalam keadaan hangat karena tekstur sagunya tetap lembut dan kuahnya terasa lebih segar.

Keunikan Kapurung

Salah satu hal yang membuat Kapurung istimewa adalah kombinasi tekstur dan rasa yang tidak biasa. Sagu yang kenyal berpadu dengan kuah ikan yang segar menciptakan sensasi makan yang berbeda dibandingkan kuliner Nusantara lainnya.

Advertisements

Selain itu, Kapurung juga dikenal sebagai makanan sehat karena kaya serat dari sayuran dan rendah lemak.

Kandungan karbohidrat dari sagu membuat hidangan ini mengenyangkan, tetapi tetap ringan di perut.

Masyarakat Sulawesi juga sering menikmati Kapurung bersama sambal pedas untuk menambah cita rasa. Dalam beberapa daerah, Kapurung disajikan saat acara keluarga, pertemuan adat, hingga jamuan tamu penting.

Variasi Kapurung

Seiring perkembangan kuliner modern, Kapurung kini hadir dalam berbagai variasi. Ada yang menggunakan udang sebagai pengganti ikan, ada pula yang menambahkan ayam atau seafood lainnya.

Advertisements

Beberapa restoran bahkan menyajikan Kapurung dengan tingkat kepedasan berbeda sesuai selera pelanggan.

Meski mengalami banyak inovasi, cita rasa tradisional Kapurung tetap dipertahankan. Penggunaan sagu dan kuah segar tetap menjadi identitas utama hidangan ini.

Kapurung sebagai Warisan Kuliner Nusantara

Di tengah maraknya makanan modern dan cepat saji, Kapurung tetap bertahan sebagai salah satu kuliner tradisional yang dicintai masyarakat.

Hidangan ini membuktikan bahwa makanan daerah Indonesia memiliki kekayaan rasa dan nilai budaya yang luar biasa.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements