Sambal Lampung: Cita Rasa Pedas Asam Khas yang Menggugah Selera

Sambal Lampung jadi identitas kuliner dengan rasa pedas-asam khas dan beragam varian unik berbahan lokal.
Linda Kurniati - Kamis, 30 Apr 2026 - 17:16 WIB
Sambal Lampung dengan cita rasa pedas asam segar menjadi pelengkap utama berbagai hidangan khas seperti seruit dan ikan bakar.
Sambal Lampung dengan cita rasa pedas asam segar menjadi pelengkap utama berbagai hidangan khas seperti seruit dan ikan bakar. - Foto Dok Medialampung.co.id

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNGSambal Lampung merupakan salah satu kekayaan kuliner khas daerah yang dikenal dengan cita rasa kuat, segar, serta pedas menggigit.

Sambal ini bukan sekadar pelengkap makanan, melainkan elemen penting yang memperkuat identitas hidangan khas seperti Seruit. Dalam tradisi masyarakat Lampung, sambal bahkan kerap menjadi pusat rasa dalam satu sajian.

Ciri Khas Sambal Lampung

Sambal Lampung memiliki karakter unik yang membedakannya dari sambal daerah lain.

Beberapa ciri utamanya antara lain:

Advertisements

  • Menggunakan bahan segar
  • Perpaduan rasa pedas, asam, dan gurih
  • Tingkat kepedasan tinggi dari cabai rawit
  • Variasi bahan tambahan seperti terasi bakar, tempoyak, hingga mangga muda

Kombinasi ini menciptakan sensasi rasa yang kuat sekaligus menyegarkan.

Jenis-Jenis Sambal Lampung

Berikut beberapa jenis sambal Lampung yang populer:

1. Sambal Seruit

Sambal ini menjadi pasangan utama Seruit.

Biasanya dibuat dari cabai, terasi, garam, dan perasan jeruk. Sambal kemudian dicampur dengan ikan bakar atau goreng seperti nila atau baung.

Advertisements

Pada beberapa varian, ditambahkan tempoyak untuk memberikan rasa fermentasi khas durian.

2. Sambal Tempoyak

Menggunakan Tempoyak sebagai bahan utama.

Rasanya asam dengan aroma kuat, cocok dipadukan dengan ikan sungai atau lauk panggang.

3. Sambal Asam Kembang

Sambal ini memiliki rasa asam segar dari bahan alami.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements