Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Bandar Lampung hingga 15.813 Orang

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tersebut turut berdampak pada tingkat okupansi hotel di Kota Bandar Lampung selama masa libur panjang.
Arif Setiawan - Minggu, 07 Jun 2026 - 14:55 WIB
Suasana destinasi wisata di Bandar Lampung selama libur panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila yang mencatat ribuan kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan usaha pendukung.
Suasana destinasi wisata di Bandar Lampung selama libur panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila yang mencatat ribuan kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan usaha pendukung. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 15.813 wisatawan berkunjung ke Kota Bandar Lampung selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Adiansyah, mengatakan jumlah tersebut terdiri dari 15.712 wisatawan domestik dan 101 wisatawan mancanegara.

"Dari sektor pariwisata sudah pasti berdampak. Wisatawan domestik sebanyak 15.712 orang dan wisatawan asing 101 orang. Jadi totalnya 15.813 wisatawan," kata Adiansyah, Minggu 7 Juni 2026.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tersebut turut berdampak pada tingkat okupansi hotel di Kota Bandar Lampung selama masa libur panjang.

Advertisements

Menurut Adiansyah, rata-rata tingkat hunian hotel mencapai sekitar 70 persen. Puncak okupansi terjadi pada akhir pekan, terutama pada hari Minggu.

"Kalau untuk hotel, rata-rata okupansinya sekitar 70 persen. Itu rata-rata ya, karena ada hotel yang tingkat huniannya lebih tinggi dan ada juga yang dibawah itu," ujarnya.

Ia menjelaskan, meningkatnya jumlah wisatawan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor usaha pendukung pariwisata, mulai dari hotel, rumah makan, pusat oleh-oleh, hingga jasa penyewaan kendaraan.

"Dampak lainnya tentu hotel dan pusat oleh-oleh semakin ramai, kuliner juga meningkat. Ada efek berganda atau multiplier effect bagi sektor usaha lainnya, termasuk rental mobil dan usaha pendukung pariwisata lainnya," jelasnya.

Advertisements

Selain itu, jumlah kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Bandar Lampung diperkirakan meningkat sekitar 15 hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.

Sejumlah destinasi wisata buatan masih menjadi pilihan utama wisatawan, di antaranya Navara, Lembah Hijau, Bukit Aslan, dan Bukit Sakura.

Sementara itu, destinasi wisata yang dikelola pemerintah seperti Sumur Putri, Air Terjun Batu Putu, dan Hutan Kera juga tetap menjadi daya tarik masyarakat. Ketiga lokasi tersebut masih dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements