Ia menegaskan pembangunan panas bumi merupakan program penting bagi daerah maupun nasional. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat yang terdampak.
“Kami mendukung pembangunan yang sedang berjalan. Tetapi perusahaan juga harus melakukan upaya nyata untuk mengurangi dampak yang timbul. Jangan sampai aktivitas pembangunan mengganggu kehidupan masyarakat, apalagi sampai menimbulkan kerugian dari sisi kesehatan maupun lingkungan,” tandasnya.
Masyarakat berharap perusahaan segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan yang terjadi, termasuk melakukan penyiraman rutin pada ruas jalan berdebu, memperbaiki jalan yang rusak, serta mempercepat penanganan jalur alternatif agar beban lalu lintas tidak hanya bertumpu pada satu ruas jalan yang saat ini menjadi akses utama kendaraan proyek geothermal.