PESISIR BARAT – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Pesisir Tengah menggelar prosesi pelepasan 385 siswa kelas XII tahun pelajaran 2025/2026, Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah berlangsung khidmat dan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Thomas Amrico, Kepala Disdikbud Pesbar Marnentinus, Kepala SMA Negeri 1 Pesisir Tengah Rodi Satria, Kacabdin Wilayah III Provinsi Lampung, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Unit Disdikbud Provinsi Lampung, anggota DPRD Pesbar Ali Yudiem, unsur Forkopimda, serta para kepala sekolah dan undangan lainnya.
Selain pelepasan siswa, kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik dan nonakademik. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, sekaligus melepas siswa kelas XII secara simbolis.
Kepala SMA Negeri 1 Pesisir Tengah, Rodi Satria, menegaskan bahwa pelepasan siswa bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting dalam proses pendidikan.
“Pelepasan ini bukan hanya seremoni, tetapi merupakan penyerahan kembali siswa kepada orang tua atau wali yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada kami selama tiga tahun,” kata Rodi Satria.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Disdikbud Provinsi Lampung atas perhatian yang diberikan kepada sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bapak Kepala Dinas beserta rombongan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 1 Pesisir Tengah,” ungkapnya.
Rodi turut menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa serta permohonan maaf atas kekurangan selama proses pendidikan.
“Kami juga memohon maaf apabila selama tiga tahun proses pembelajaran terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Namun kami telah berupaya memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia berpesan kepada para lulusan agar terus berjuang meraih cita-cita dan menjaga nama baik almamater.
“Teruslah berjuang dengan tekun dan semangat, serta penuh keberanian untuk meraih cita-cita. Jadilah generasi hebat yang mampu membanggakan orang tua, masyarakat, dan almamater,” pesannya.
Rodi juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian siswa, terutama 119 siswa yang berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri. Rinciannya, 59 siswa melalui jalur SNBP, 35 siswa melalui SPAN/PTKIN, dan 25 siswa melalui jalur Poltekkes.