LAMPUNG BARAT – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Balik Bukit pada Jumat (1 Mei 2026) siang hingga sore hari menyebabkan tanah longsor di ruas jalan kabupaten.
Lokasi longsor berada di pertigaan SPBU Liwa menuju Terminal Liwa, tepatnya di tanjakan samping SPBU Liwa, Kelurahan Pasar Liwa.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.25 WIB itu sempat menutup sebagian badan jalan. Material longsor berupa tanah bercampur sampah turun dari tebing dan mengganggu arus lalu lintas di lokasi kejadian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, Padang Prio Utomo, menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan masyarakat melalui Pusdalops PB dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi.
Ia menyebutkan, longsor dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan Balik Bukit dan sekitarnya selama beberapa jam.
“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi lapangan. Material longsor menutup sebagian badan jalan, namun tidak menimbulkan korban jiwa,” jelas Padang.
Tim Satgas BPBD bersama unsur TNI serta masyarakat sekitar kemudian melakukan penanganan darurat dengan membersihkan material longsoran menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan lori.
Berkat penanganan cepat tersebut, akses jalan kini sudah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dari dua arah.
Padang menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan penanganan lanjutan berjalan optimal.
“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk penataan lebih lanjut agar kondisi jalan benar-benar aman. Selain itu, masyarakat juga dihimbau bergotong royong membersihkan sisa material longsoran yang sebagian besar merupakan sampah rumah tangga,” ujarnya.
BPBD bersama pihak kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, serta Dinas Lingkungan Hidup dijadwalkan kembali melakukan pembersihan lanjutan pada Sabtu (2 Mei 2026) guna memastikan akses jalan kembali normal sepenuhnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di area tebing maupun saluran air karena dapat memperparah risiko longsor saat musim hujan.