BANDAR LAMPUNG – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Bandar Lampung sejak Rabu hingga Kamis, 30 April 2026. Kondisi cuaca ekstrem tersebut memicu berbagai kejadian yang berdampak pada masyarakat di sejumlah titik.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, tercatat sedikitnya 26 insiden selama periode tersebut. Mayoritas kejadian berupa pohon tumbang dengan rincian 24 kasus pohon tumbang, satu pohon patah, serta satu rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, menyatakan seluruh laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti.
“Tim gabungan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi dan pembersihan material yang menghambat aktivitas warga,” ucapnya.
Peristiwa ini terjadi di lima kecamatan, yakni Teluk Betung Utara, Bumi Waras, Enggal, Kemiling, dan Kedamaian. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu akses jalan, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta fasilitas umum.
Sedikitnya enam rumah mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari ringan hingga cukup berat pada bagian atap dan dinding. Selain itu, dua fasilitas umum, yakni sebuah sekolah dan pondok pesantren, turut terdampak.
Dalam peristiwa ini, seorang warga dilaporkan mengalami luka sedang dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan hingga saat ini.
“Hingga kini, petugas BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pembersihan di sejumlah lokasi terdampak guna memastikan jalur transportasi kembali normal serta mencegah potensi bahaya lanjutan,” sambungnya.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Warga disarankan menghindari berteduh di bawah pohon besar serta segera melaporkan kondisi darurat agar dapat ditangani dengan cepat.
Selain itu, pemerintah daerah mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk terus memantau informasi cuaca dan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas di tengah kondisi yang tidak menentu,” tutupnya.