Panen Padi Bersama Petani, Kejari Lambar Dorong Optimalisasi Potensi Pertanian

Program Petani Mitra Adhyaksa di Sukau menjadi langkah Kejari Lampung Barat memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Edi Prasetya - Rabu, 24 Jun 2026 - 14:52 WIB
Kajari Lambar Wahyu Hidayatullah, bersama petani melakukan panen padi dalam Program Petani Mitra Adhyaksa di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau.
Kajari Lambar Wahyu Hidayatullah, bersama petani melakukan panen padi dalam Program Petani Mitra Adhyaksa di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau. - Foto Dok Puspen Kejari Lambar

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penerangan hukum yang dikemas dalam Program Petani Mitra Adhyaksa. Kegiatan tersebut berlangsung di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, dan dirangkaikan dengan panen padi bersama Kelompok Tani Hamtuha Adhyaksa, Rabu (24/6/2026).

Mengusung tema “Penguatan Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Potensi Ekonomi Hasil serta Limbah Pertanian”, kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Wahyu Hidayatullah, SH, MH, mengatakan Program Petani Mitra Adhyaksa merupakan bentuk dukungan Kejaksaan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sehingga perlu didukung melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Advertisements

“Melalui Program Petani Mitra Adhyaksa, kami ingin mendorong lahirnya petani yang tidak hanya produktif dalam mengelola lahan pertanian, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik terkait pemanfaatan potensi pertanian secara optimal,” kata Wahyu.

Ia menjelaskan, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan hasil produksi. Lebih dari itu, seluruh potensi yang dimiliki sektor pertanian harus dapat dimanfaatkan secara maksimal, termasuk pengelolaan limbah pertanian yang memiliki nilai ekonomi.

Menurut Wahyu, limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani dan kelompok tani.

“Kami berharap masyarakat dapat melihat pertanian sebagai sektor yang memiliki potensi besar. Tidak hanya hasil panennya, tetapi juga berbagai sumber daya lain yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan kelompok tani,” ujarnya.

Advertisements

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan sektor pertanian membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, sektor pertanian diyakini mampu menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan pengelolaan yang baik, produktivitas pertanian dapat meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga akan ikut tumbuh,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung di tengah hamparan persawahan tersebut mendapat sambutan positif dari para petani. Selain mengikuti penerangan hukum, mereka juga terlibat dalam panen padi bersama sebagai simbol keberhasilan kerja keras petani dalam menjaga produktivitas pertanian.

Melalui Program Petani Mitra Adhyaksa, Kejaksaan Negeri Lampung Barat berharap sektor pertanian di daerah terus berkembang, ketahanan pangan semakin kuat, serta kesejahteraan petani dapat meningkat secara berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan potensi hasil dan limbah pertanian agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat pedesaan.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT Bandar Lampung

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements