PAD Bandar Lampung Capai 45 Persen, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

Capaian tersebut ditopang oleh sektor pajak daerah yang hingga kini masih menjadi penyumbang terbesar penerimaan daerah.
Arif Setiawan - Sabtu, 06 Jun 2026 - 17:28 WIB
Kepala Bapenda Bandar Lampung Yusnadi Ferianto menyebut realisasi PAD hingga pertengahan 2026 telah mencapai sekitar 45 persen dari target Rp2,9 triliun dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pajak daerah
Kepala Bapenda Bandar Lampung Yusnadi Ferianto menyebut realisasi PAD hingga pertengahan 2026 telah mencapai sekitar 45 persen dari target Rp2,9 triliun dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pajak daerah - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung hingga pertengahan tahun 2026 telah mencapai sekitar 45 persen dari target yang ditetapkan sebesar hampir Rp 2,9 triliun. 

Capaian tersebut ditopang oleh sektor pajak daerah yang hingga kini masih menjadi penyumbang terbesar penerimaan daerah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, mengatakan capaian PAD saat ini tergolong cukup baik dan diharapkan terus meningkat sebelum pembahasan perubahan anggaran dilakukan.

“Target pendapatan daerah tahun ini hampir Rp 2,9 triliun. Sampai saat ini realisasinya sudah sekitar 45 persen dan kami optimistis sebelum perubahan anggaran nanti bisa tetap terjaga di atas 50 persen,” ujar Yusnadi, Sabtu 6 Juni 2206.

Advertisements

Menurutnya, sektor pajak daerah menunjukkan tren yang positif. Rata-rata realisasi sejumlah jenis pajak bahkan telah berada di atas 47 persen dan beberapa di antaranya mendekati 50 persen.

“Kalau dari sektor pajak memang sangat bagus. Rata-rata capaiannya sudah di atas 47 persen, bahkan ada yang hampir 49 persen,” katanya.

Yusnadi menjelaskan, tingginya capaian tersebut didorong oleh sektor perhotelan, restoran, serta sejumlah sektor usaha lain yang mencatat tingkat okupansi cukup baik sepanjang tahun berjalan.

“Sektor hotel dan restoran cukup mendominasi. Beberapa sektor okupansi juga menunjukkan hasil yang positif sehingga mendongkrak capaian pajak daerah,”tandasnya.

Advertisements

Share:
Editor: Dedi Andrian
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements