Mobil ini dibangun dengan standar kualitas tinggi, membuat banyak unitnya masih beroperasi hingga puluhan tahun kemudian, bahkan dengan jarak tempuh ratusan ribu kilometer jika dirawat secara rutin.
Mercedes-Benz juga menyematkan teknologi keselamatan terdepan pada masanya.
W123 menjadi salah satu model yang menawarkan sistem pengereman ABS sebagai opsi sejak 1980, serta airbag pengemudi pada model tertentu setelah 1982.
Selain digunakan sebagai mobil pribadi, W123 juga dikenal luas sebagai kendaraan taksi, mobil dinas, hingga mobil keluarga di berbagai negara.
Kombinasi kenyamanan, kapasitas, dan daya tahan membuatnya sangat serbaguna.
Meski produksinya berakhir pada 1985, warisan Mercedes-Benz W123 tetap hidup hingga kini.
Banyak kolektor dan penggemar otomotif yang mempertahankan unit W123 dalam kondisi orisinal, bahkan masih menggunakannya sehari-hari sebagai simbol keanggunan klasik dan nilai sejarah otomotif Jerman.
Sebagai pendahulu generasi E-Class berikutnya, W123 bukan sekadar mobil populer di masanya, tetapi juga menjadi standar keseimbangan antara kemewahan, fungsionalitas, dan daya tahan yang masih relevan hingga hari ini.