Sempat Minta Tolong karena Kram, Remaja Asal Lemong Tenggelam Saat Menyelam

Korban sempat meminta pertolongan karena mengalami kram sebelum akhirnya tenggelam dan ditemukan tim penyelam sekitar tiga jam kemudian.
Yogi Astrayuda - Sabtu, 04 Jul 2026 - 07:37 WIB
Remaja 26 tahun asal Lemong meninggal dunia usai tenggelam di Laut Way Utong
Remaja 26 tahun asal Lemong meninggal dunia usai tenggelam di Laut Way Utong - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Seorang remaja asal Pekon Lemong, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), meninggal dunia setelah tenggelam saat menyelam di perairan Dusun Way Utong, Pekon Pardahaga, Kecamatan Lemong, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban diketahui bernama Yora Anta Wirya (26), warga Pekon Lemong. Korban ditemukan tim penyelam sekitar pukul 22.30 WIB setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang dan menyelam bersama dua rekannya.

Kapolsek Pesisir Utara Iptu Imam Sanuwan mewakili Kapolres Pesbar AKBP Bestiana, S.I.K., mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Doni Bonari, peristiwa bermula sekitar pukul 19.30 WIB saat dirinya bersama korban dan seorang rekannya, Hamdan, berangkat ke laut di kawasan Way Utong untuk berenang dan menyelam.

“Setibanya di lokasi, ketiganya berenang menuju tengah laut dengan jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai sebelum melakukan penyelaman. Namun, saat penyelaman pertama, korban tiba-tiba meminta pertolongan karena mengalami keram pada bagian kaki sehingga kesulitan bergerak,” katanya.

Advertisements

Doni kemudian berusaha menolong korban yang merangkul tubuhnya agar tidak tenggelam. Sementara itu, Hamdan berenang menuju pantai untuk meminta bantuan kepada warga.

Selama kurang lebih 30 menit, Doni berupaya mempertahankan korban agar tetap berada di permukaan air. Namun, karena kelelahan, ia tidak lagi mampu menopang tubuh korban yang masih mengalami kram hingga akhirnya korban tenggelam ke dasar laut.

“Tak lama berselang, sebuah perahu milik warga tiba di lokasi untuk melakukan penyelamatan. Sebelum dievakuasi, Doni menjatuhkan senter yang dibawanya ke dasar laut sebagai penanda lokasi terakhir korban tenggelam,” jelasnya.

Selanjutnya, warga bersama tim penyelam melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 22.30 WIB, korban berhasil ditemukan sekitar dua meter dari titik senter yang dijadikan penanda.

Banner Parfum Shopee

Advertisements

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Lemong. Namun, setelah mendapatkan pemeriksaan medis, petugas menyatakan korban telah meninggal dunia.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Pekon Lemong.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut, terutama pada malam hari dan di lokasi yang memiliki arus cukup kuat. Kami juga meminta agar tidak berenang atau menyelam tanpa perlengkapan keselamatan serta selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum beraktivitas di perairan,” pungkasnya. (*)

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements