BANDAR LAMPUNG — Chevrolet Camaro Z28 merupakan varian paling legendaris dalam jajaran Camaro dan telah lama menjadi simbol muscle carAmerika.
Mobil ini lahir dari persaingan ketat melawan rival klasiknya, Ford Mustang, sejak dekade 1960-an.
Nama Z28 sendiri awalnya hanyalah kode opsi performa yang dikembangkan agar Camaro mampu bersaing di ajang balap Trans-Am Series, sebelum kemudian tumbuh menjadi model ikonik yang dihormati penggemar otomotif dunia.
Varian Z28 pertama kali diperkenalkan pada Camaro generasi pertama tahun 1967.
Model ini dibekali mesin V8 302 cubic inch atau sekitar 4,9 liter, yang secara khusus dirancang untuk memenuhi regulasi kelas balap Trans-Am.
Mesin tersebut dipadukan dengan suspensi yang ditingkatkan serta rem cakram depan, menjadikan Camaro Z28 sangat kompetitif di lintasan sekaligus memiliki potensi besar untuk dimodifikasi.
Seiring berjalannya waktu, Camaro Z28 terus berevolusi mengikuti perkembangan generasi Camaro.
Pada generasi keempat yang diluncurkan tahun 1993, Z28 hadir dengan mesin 5,7 liter V8 yang menawarkan tenaga lebih besar dan karakter sporty modern.
Pada era ini, Camaro Z28 bahkan dipercaya menjadi pace car resmi ajang balap Indianapolis 500, menegaskan statusnya sebagai mobil performa unggulan Amerika.
Komitmen Chevrolet terhadap performa maksimal terlihat pada Camaro Z28 generasi kelima yang diproduksi sekitar 2014–2015.
Varian ini mengusung mesin 7,0 liter LS7 V8 yang juga digunakan pada Corvette Z06, dilengkapi aerodinamika khusus, suspensi balap, serta sistem pengereman berperforma tinggi.
Camaro Z28 versi ini dirancang hampir sepenuhnya untuk penggunaan di lintasan dan dikenal sebagai salah satu Camaro paling track-ready sepanjang sejarah.