Karena itu, Ruben mengaku lebih memilih fokus menjalani perannya sebagai ayah, sembari tetap aktif bekerja di dunia hiburan dan menjalankan berbagai bisnis yang dimilikinya. Ia berharap seiring berjalannya waktu komunikasi dengan Sarwendah dapat membaik sehingga keduanya mampu menjalankan peran sebagai orang tua secara lebih harmonis.
Persoalan komunikasi antara Ruben dan Sarwendah kembali menjadi perhatian masyarakat di tengah proses hukum mengenai hak asuh anak yang masih berlangsung. Sebelumnya, pihak Ruben menjelaskan bahwa langkah hukum tersebut bukan semata-mata untuk memenangkan hak asuh, melainkan sebagai upaya memperoleh kepastian hukum terkait pengasuhan anak.
Meski proses hukum masih berjalan, Ruben menegaskan bahwa kepentingan anak tetap menjadi prioritas utama. Ia berharap apa pun keputusan yang nantinya diambil dapat memberikan dampak terbaik bagi masa depan ketiga buah hatinya.
Di sisi lain, pernyataan Ruben menuai beragam respons dari warganet. Sebagian memberikan dukungan atas sikapnya yang memilih menahan diri demi kepentingan anak-anak. Sementara itu, sebagian lainnya berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik tanpa terus menjadi konsumsi publik.
Hingga kini, Sarwendah belum memberikan tanggapan terbaru terkait pernyataan Ruben mengenai komunikasi mereka setelah perceraian. Publik pun masih menantikan bagaimana kedua mantan pasangan tersebut membangun hubungan yang lebih harmonis demi kepentingan anak-anak mereka.
Terlepas dari dinamika yang terjadi, kisah Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi pengingat bahwa berakhirnya sebuah pernikahan tidak mengakhiri tanggung jawab sebagai orang tua. Komunikasi yang sehat, saling menghormati, dan mengutamakan kepentingan anak tetap menjadi fondasi penting dalam menjalankan peran sebagai ayah dan ibu setelah perceraian.