Rumah Semi Permanen di Rajabasa Bandar Lampung Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Rumah berukuran sekitar 6 x 9 meter milik Efriyadi (30), yang berprofesi sebagai ojek pangkalan, mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
Arif Setiawan - Minggu, 12 Jul 2026 - 15:41 WIB
Petugas Damkar Kota Bandar Lampung mengerahkan tujuh armada dan 30 personel untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah semi permanen di Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa.
Petugas Damkar Kota Bandar Lampung mengerahkan tujuh armada dan 30 personel untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah semi permanen di Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Sebuah rumah semi permanen di Jalan Cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, ludes dilalap api pada Sabtu malam, 11 Juli 2026. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 30 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 20.26 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam dari sejumlah pos siaga menuju lokasi kejadian.

"Unit pertama tiba di lokasi hanya dalam waktu tiga menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 21.35 WIB," kata Anthoni, Sabtu 12 Juli 2026.

Sebanyak tujuh armada yang diterjunkan berasal dari Pos Siaga Rajabasa, Mako Tendean, Pos Kedaton, Pos Langkapura, Pos Tanjung Karang Barat, dan Pos Way Halim. Sebanyak 30 personel dikerahkan untuk memadamkan kobaran api dengan menghabiskan enam tangki air.

Advertisements

Rumah berukuran sekitar 6 x 9 meter milik Efriyadi (30), yang berprofesi sebagai ojek pangkalan, mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.

Berdasarkan keterangan kakak korban, Wandi Irawan, saat peristiwa terjadi rumah dalam kondisi kosong karena seluruh anggota keluarga sedang berada di rumah kerabat di Kecamatan Labuhan Ratu.

"Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang," ujar Anthoni.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta berdasarkan pendataan aparat setempat.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Sejumlah barang berharga yang hangus terbakar meliputi satu unit sepeda motor Honda Beat karburator, satu unit kulkas, satu unit televisi, perlengkapan sekolah, uang tunai sekitar Rp 7 juta, serta berbagai surat dan dokumen penting.

Selain menghanguskan rumah korban, kobaran api juga sempat menyambar tower milik tetangga yang berada di samping rumah milik Yudianto. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke bangunan lain.

Hingga kini, peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements