Jasa Raharja Dorong Digitalisasi dan Integrasi Data Nasional pada Rakornas Samsat 2026

Ia menegaskan, Jasa Raharja siap mendukung seluruh kebijakan dan inovasi yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri guna memperkuat pelayanan Samsat di seluruh Indonesia
Arif Setiawan - Rabu, 15 Jul 2026 - 15:46 WIB
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendorong digitalisasi layanan Samsat, integrasi data nasional, dan penguatan sinergi antarinstansi pada Rakornas Samsat 2026 di Bandar Lampung.
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendorong digitalisasi layanan Samsat, integrasi data nasional, dan penguatan sinergi antarinstansi pada Rakornas Samsat 2026 di Bandar Lampung. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – PT Jasa Raharja menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) melalui digitalisasi, integrasi data nasional, serta penguatan sinergi tiga pilar Samsat. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat 2026 yang digelar di Bandar Lampung.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan Rakornas Samsat yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi antara Korlantas Polri, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, dan PT Jasa Raharja sebagai tiga pilar utama Samsat.

"Provinsi Lampung mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Rakornas Samsat tingkat nasional tahun ini," katanya, Rabu 15 Juli 2026.

Dalam forum tersebut, Jasa Raharja menyampaikan tiga fokus utama sebagai langkah memperkuat sistem Samsat di Indonesia. Fokus pertama adalah mendorong transformasi pengelolaan Samsat dari yang selama ini bersifat administratif menjadi berbasis ekosistem sehingga lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.

Advertisements

Fokus kedua adalah mendorong terwujudnya integrasi basis data nasional atau single data yang dikelola secara bersama oleh seluruh pemangku kepentingan. Dengan sistem tersebut, seluruh instansi diharapkan memiliki referensi data yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami mengusulkan agar basis data Samsat dikelola secara terintegrasi sehingga seluruh pihak memiliki referensi data yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, fokus ketiga adalah mempercepat transformasi digital melalui perluasan kanal pembayaran pajak kendaraan bermotor secara elektronik. Menurut Awaluddin, kemudahan layanan digital akan mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat sekaligus berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menegaskan, Jasa Raharja siap mendukung seluruh kebijakan dan inovasi yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri guna memperkuat pelayanan Samsat di seluruh Indonesia.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan Rakornas Samsat menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antar lembaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Samsat di seluruh daerah.

"Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kinerja Samsat, menyosialisasikan regulasi dan kebijakan baru, serta mendorong inovasi di seluruh Samsat di Indonesia sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah," kata Agus Fatoni.

Selain membahas peningkatan kualitas pelayanan, Rakornas Samsat juga menjadi ajang berbagi pengalaman antardaerah mengenai berbagai inovasi dalam pengelolaan Samsat. Menurut Agus Fatoni, koordinasi dan pembinaan akan terus diperkuat untuk meningkatkan pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah menunjuk Bandar Lampung sebagai tuan rumah Rakernas Samsat 2026.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements