BANDAR LAMPUNG – Penyidikan kasus dugaan korupsi perekrutan tenaga honorer di Pemerintah Kota (Pemkot) Metro terus bergulir.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung kini mendalami dugaan aliran dana dan membuka peluang menetapkan tersangka baru dalam perkara tersebut.
Perkembangan penyidikan ini menyusul pemeriksaan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adi Wantra, yang telah berstatus tersangka.
Welly menjalani pemeriksaan perdana di Mapolda Lampung pada Rabu Malam 15 , Juli 2026. Penyidik mendalami perannya saat masih menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, termasuk dugaan kerugian negara serta aliran dana yang berkaitan dengan proses perekrutan tenaga honorer.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol Heri Rusyaman, mengatakan pemeriksaan terhadap Welly merupakan bagian dari tahapan penyidikan untuk melengkapi alat bukti.
"Kemarin memang sesuai jadwal yang dilakukan Subdit III Tipidkor. Kami memanggil saudara Welly Adi Wantra atau Sekda Lampung Tengah," kata Kombes Pol Heri Rusyaman, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurut Heri, penyidik tidak hanya mengonfirmasi keterangan tersangka, tetapi juga mendalami berbagai informasi yang berpotensi mengembangkan perkara.
"Hal-hal yang berkaitan dengan kerugian negara maupun tindakan lain yang berhubungan dengan kasus ini akan kami tanyakan kepada beliau," ujarnya.
Heri menjelaskan, hasil pemeriksaan terhadap Welly akan dipadukan dengan alat bukti lain untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
"Kami harus melihat hasil pemeriksaan Pak Welly nanti. Apakah berkembang, apakah ada informasi lain terkait permasalahan ini atau mengarah kepada pihak lain, nanti kami lihat ke depannya," jelasnya.
Ia juga menyebut selama pemeriksaan, Welly bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik.
"Beliau kooperatif hadir dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Ada beberapa hal yang menjadi fokus terhadap permasalahan yang akan kami tanyakan kepada beliau," katanya.