Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik, Dua Bangunan di Kedaton Hangus Terbakar

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta. Rinciannya, bengkel tambal ban mengalami kerugian sekitar Rp100 juta, sedangkan Toko Budhi Elektronik mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta.
Arif Setiawan - Selasa, 28 Jul 2026 - 11:11 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Bandar Lampung memadamkan api yang menghanguskan bengkel tambal ban dan toko elektronik di Jalan Kimaja, Kedaton. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dengan total kerugian mencapai Rp150 juta.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Bandar Lampung memadamkan api yang menghanguskan bengkel tambal ban dan toko elektronik di Jalan Kimaja, Kedaton. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dengan total kerugian mencapai Rp150 juta. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Sementara di toko elektronik, berbagai barang seperti kulkas, mesin cuci, AC, kompor, magic com, kipas angin, dan perangkat elektronik lainnya juga hangus terbakar.

Kebakaran tersebut berdampak pada dua kepala keluarga. Penghuni bengkel tambal ban terdiri dari Tomo Rianto (39), Kartiana Manalu (29), Milda Soraya (3), dan Alice Milfarah (1). Sementara pemilik Toko Budhi Elektronik diketahui bernama Budhi (65).

Dalam proses penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran Bandar Lampung mengerahkan 35 personel dengan 11 unit kendaraan operasional, termasuk armada pemadam, kendaraan pendukung, dan unit rescue. Selama proses pemadaman, petugas menghabiskan 16 tangki air serta mengoperasikan dua tabung SCBA.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel juga telah menghubungi teknisi PLN melalui nomor laporan G1726072800118 untuk tindak lanjut pemeriksaan jaringan listrik di lokasi kejadian. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements