BANDAR LAMPUNG – Seorang pria berinisial D (28) tewas setelah tertabrak kereta api penumpang di perlintasan Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Minggu 06 September 2026 malam.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di JPL 13. Saat kejadian, korban diketahui tengah berjalan bersama dua rekannya, Richard Maulana dan Yean Pratama.
Ketiganya diketahui hendak mencari makanan di sekitar Masjid Ar Raudhoh yang lokasinya tidak jauh dari jalur perlintasan kereta api.
Berdasarkan keterangan saksi, Richard dan Yean telah lebih dahulu melewati rel. Sementara korban berada di posisi paling belakang.
Saat itu, D diduga tengah menerima panggilan telepon melalui telepon selulernya. Dalam waktu bersamaan, sebuah kereta api penumpang melaju dari arah utara.
Diduga tidak menyadari kedatangan kereta, korban kemudian tersambar. Tubuh D terpental sekitar lima meter dari titik awal kejadian.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono mengatakan, polisi masih mengumpulkan bahan keterangan untuk memastikan secara menyeluruh rangkaian kejadian tersebut.
"Korban saat itu bersama dua rekannya hendak makan. Saat melintasi rel, korban berada paling belakang dan diduga sedang menerima panggilan telepon," kata Ono.
Polisi masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah informasi yang diperoleh dari saksi di lokasi kejadian.
Ono mengingatkan masyarakat agar tidak lengah ketika berada di sekitar perlintasan kereta api, terlebih saat melintasi jalur rel.