TEKNOLOGI – Samsung kembali meramaikan pasar smartphone lipat premium melalui Galaxy Z Fold8. Perangkat ini hadir dengan sejumlah pembaruan, mulai dari desain yang lebih tipis dan ringan, peningkatan performa, hingga penyempurnaan sektor kamera.
Meski demikian, sejumlah perubahan juga memicu perdebatan. Beberapa fitur yang sebelumnya menjadi ciri khas seri Fold kini dihilangkan atau mengalami penyesuaian, sehingga calon pembeli perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menebusnya dengan harga sekitar Rp28 juta.
Berikut rangkuman 12 poin penting yang diulas Jagat Review melalui kanal Dedy Irvan.
1. Harga Tetap Berada di Segmen Premium
Samsung Galaxy Z Fold8 dibanderol mulai sekitar Rp28 juta untuk varian dasar. Harga tersebut relatif tidak jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.
Sebagai kompensasi, pengguna memperoleh chipset flagship terbaru, desain layar yang lebih proporsional, serta peningkatan pada sektor kamera.
2. Kamera Telefoto Khusus Dihilangkan
Salah satu perubahan paling mencolok adalah absennya kamera telefoto dedicated seperti yang tersedia pada lini Ultra.
Sebagai gantinya, Samsung mengandalkan kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 50 MP dengan autofocus. Digital zoom hingga 3x masih mampu menghasilkan foto berkualitas baik, sementara perekaman video mendukung resolusi hingga 8K 30 fps HDR.
3. Posisi Speaker Sedikit Berubah
Saat perangkat dibuka penuh, posisi speaker stereo terasa sedikit bergeser sehingga tidak lagi benar-benar simetris.
Meski begitu, pengalaman multimedia tetap nyaman, terlebih jika dipadukan dengan perangkat audio nirkabel seperti TWS.
4. Kamera Punch-Hole Kembali Digunakan
Samsung meninggalkan teknologi Under Display Camera (UDC) yang sebelumnya banyak dikritik karena kualitas gambar kurang optimal.
Kini kamera depan pada layar utama kembali menggunakan desain punch-hole yang menghasilkan kualitas foto dan video call lebih tajam.
5. Mendukung SIM Fisik dan eSIM
Galaxy Z Fold8 hanya menyediakan satu slot SIM fisik.