Konfigurasi dual SIM dapat digunakan melalui kombinasi satu SIM fisik dengan satu eSIM atau menggunakan dua eSIM sekaligus, mengikuti tren smartphone flagship global.
6. Flex Mode Kamera Belum Tersedia
Fitur Flex Mode pada aplikasi kamera belum tersedia secara bawaan.
Namun, kondisi tersebut diperkirakan hanya berkaitan dengan perangkat lunak sehingga masih berpeluang hadir melalui pembaruan One UI di masa mendatang.
7. Harga Aksesori Resmi Cukup Mahal
Desain bodi yang semakin tipis membuat aksesori resmi seperti casing dijual dengan harga relatif tinggi.
Meski demikian, perlindungan tambahan tetap disarankan mengingat biaya penggantian layar lipat tidak murah.
8. Video 8K Masih Memiliki Keterbatasan
Kemampuan merekam video 8K menjadi salah satu keunggulan Galaxy Z Fold8.
Namun, pada kondisi minim cahaya, hasil rekaman masih menunjukkan gejala jitter atau patah-patah. Untuk penggunaan malam hari, mode 4K 60 fps dinilai lebih ideal.
9. Performa Flagship Tanpa Hambatan
Rumor mengenai aplikasi benchmark yang tidak dapat dijalankan ternyata tidak terbukti.
Dalam pengujian, Galaxy Z Fold8 mencetak skor AnTuTu v11 sekitar 3,9 juta poin. Performa bermain gim berat seperti Genshin Impact juga tetap stabil pada 60 fps dengan suhu perangkat sekitar 40 derajat Celsius.
10. Lipatan Layar Masih Terlihat
Lipatan di bagian tengah layar masih tetap ada meskipun tidak terlalu mengganggu saat digunakan.
Samsung menghadirkan lapisan anti-reflektif baru yang membantu mengurangi pantulan cahaya sekaligus meningkatkan tingkat kecerahan hingga 3.300 nits.
11. Baterai 4.800 mAh Lebih Efisien
Kapasitas baterai memang masih berada di angka 4.800 mAh, lebih kecil dibandingkan sebagian kompetitor.