Daya tarik utama Kawasaki H1 Mach III berada pada mesin tiga silinder segaris dua langkah berkapasitas 498 cc berpendingin udara.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 60 hp pada 7.500 rpm dengan torsi sekitar 56 Nm, yang disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.
Dengan bobot hanya sekitar 174 kilogram, rasio tenaga terhadap bobotnya tergolong sangat tinggi sehingga menghasilkan akselerasi yang luar biasa agresif.
Pada masanya, Kawasaki mengklaim H1 Mach III mampu menuntaskan sprint 0–400 meter dalam waktu sekitar 12 detik.
Angka tersebut menjadikannya salah satu motor produksi tercepat di dunia pada akhir dekade 1960-an.
Kecepatan maksimumnya juga mampu menyentuh kisaran 200 km/jam, sebuah pencapaian yang sangat mengesankan untuk zamannya.
Di balik performanya yang mengagumkan, Kawasaki H1 Mach III juga dikenal dengan reputasi yang cukup menyeramkan.
Motor ini mendapat julukan "Widowmaker" atau "pembuat janda" karena tenaga mesin yang sangat besar belum sepenuhnya diimbangi oleh kemampuan sasis, suspensi, dan sistem pengereman pada masa itu.
Karakter tenaga yang meledak pada putaran menengah membuat roda depan mudah terangkat ketika berakselerasi.
Kondisi tersebut membuat pengendara yang belum berpengalaman sering kali kesulitan mengendalikan motor, terutama saat menikung maupun melakukan pengereman mendadak.
Namun justru karakter liar itulah yang membuat H1 Mach III menjadi legenda di kalangan pecinta motor klasik.
Spesifikasi Kawasaki H1 Mach III: