GERMAS di Gedungsurian Dorong Penguatan Posyandu untuk Percepat Penurunan Stunting di Lampung Barat

Pelaksanaan GERMAS bersama Ketua TP PKK Lampung Barat dinilai menjadi momentum memperkuat Posyandu dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu serta anak.
Rinto Arius - Selasa, 14 Jul 2026 - 14:30 WIB
Ketua TP PKK Lambar Partinia Parosil Mabsus saat pimpin Germas Posyandu di Kecamatan Gedungdurian.
Ketua TP PKK Lambar Partinia Parosil Mabsus saat pimpin Germas Posyandu di Kecamatan Gedungdurian. - Foto : PKK Lambar

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, di Kecamatan Gedung Surian dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak hingga tingkat pekon. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas Posyandu sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Lampung Barat.

Mengusung tema "Bersama Ibu Bupati, Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Bebas Stunting", kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana sosialisasi pola hidup sehat, tetapi juga diharapkan menjadi titik awal penguatan pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Pegiat literasi desa sekaligus pemerhati isu keluarga dan kebijakan publik, Junaidi Jamsari, menilai semangat yang dibangun melalui GERMAS harus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Menurutnya, Posyandu merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting sehingga kualitas pelayanannya harus terus ditingkatkan.

Ia menjelaskan, pelayanan rutin seperti penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, hingga pemantauan tumbuh kembang anak menjadi bagian penting dalam mendeteksi dan mencegah stunting sejak dini.

Advertisements

Menurut Junaidi, penguatan Posyandu dapat dilakukan melalui penyediaan sarana kesehatan sederhana, seperti tensimeter digital dan alat pemeriksaan hemoglobin (Hb). Selain itu, pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal juga perlu dipastikan tersedia secara rutin agar kebutuhan gizi ibu dan anak dapat terpenuhi.

Perhatian terhadap kader Posyandu juga dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Selama ini kader menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat pekon karena berinteraksi langsung dengan ibu hamil, balita, dan keluarga.

Karena itu, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan kesehatan dasar, literasi gizi, serta dukungan insentif dinilai akan semakin memperkuat kualitas layanan Posyandu di seluruh wilayah Lampung Barat.

Junaidi berharap pelaksanaan GERMAS tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, program tersebut harus diikuti langkah berkelanjutan yang dapat diukur melalui penurunan angka stunting, meningkatnya kualitas pelayanan Posyandu, serta optimalnya pemanfaatan pangan lokal sebagai bahan PMT.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

"Keberhasilan program hendaknya diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar banyaknya kegiatan yang dilaksanakan," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen Ketua TP PKK Lampung Barat, Partinia Parosil Mabsus, dalam mendukung percepatan penanganan stunting. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh ibu hamil, balita, dan keluarga di seluruh wilayah Lampung Barat.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat, target mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di Bumi Beguai Jejama Sai Betik diharapkan dapat tercapai.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements