BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Perum Bulog menggelar penetrasi pasar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu menekan inflasi.
Program tersebut menghadirkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan sejumlah komoditas yang disediakan dalam kegiatan penetrasi pasar antara lain beras SPHP, gula, dan Minyak Kita.
Penjualan dilakukan melalui stan yang dibuka di sejumlah pasar tradisional. Hingga saat ini, kegiatan penetrasi pasar telah menjangkau Pasar Panjang, Pasar Tamin, Pasar Cimeng, Pasar Tugu, Pasar Koga, dan Pasar Way Halim.
Selain menyediakan bahan pokok, petugas juga melakukan pendataan terhadap pembeli serta memantau ketersediaan barang di setiap stan. Jika stok mulai menipis, dilakukan pengisian kembali agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Erwin mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Pemkot Bandar Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Bulog untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga sesuai HET.
“Penetrasi pasar ini menghadirkan bahan pokok dengan harga HET. Ini kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Bulog untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga,” ujar Erwin, Jumat 18 September 2026.
Program penetrasi pasar tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat sekaligus memberikan akses terhadap kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok di tingkat pasar dan membantu mengendalikan tekanan inflasi di Kota Bandar Lampung.