GADGET – Stigma bahwa chipset Exynos selalu cepat panas dan memiliki performa gaming yang kurang memuaskan kembali menjadi sorotan. Kali ini, Samsung Galaxy A57 menjalani pengujian intensif dengan memainkan 10 game populer secara beruntun untuk melihat kemampuan sebenarnya dari Exynos 1680.
Pengujian dilakukan oleh Dedy Irvan melalui kanal YouTube miliknya menggunakan mode Balance. Hasilnya menunjukkan Galaxy A57 mampu menjalankan sebagian besar game dengan performa yang stabil dan suhu perangkat tetap terkendali, meski pada beberapa judul berat terjadi penurunan frame rate.
Hasil Uji Game Kompetitif dan Casual
Samsung Galaxy A57 memulai pengujian dengan sejumlah game kompetitif yang populer di kalangan pengguna Indonesia.
Mobile Legends: Bang Bang
Game MOBA ini dijalankan menggunakan pengaturan Super Frame Rate. Hasilnya sangat memuaskan dengan rata-rata 90 FPS sepanjang pertandingan.
Penurunan frame rate hanya terjadi ketika memasuki layar loading dan tidak memengaruhi pengalaman bermain.
PUBG Mobile
Pada PUBG Mobile, grafis diatur ke mode Extreme.
Hasil pengujian menunjukkan:
- Rata-rata frame rate mencapai 60 FPS.
- FPS terendah berada di kisaran 45 FPS saat baku tembak berlangsung.
- Kontrol karakter dan bidikan tetap terasa responsif.
eFootball
Game sepak bola ini dimainkan dengan pengaturan grafis maksimal.
Samsung Galaxy A57 mampu mempertahankan rata-rata 57 FPS, dengan penurunan kecil hanya ketika terjadi pergantian babak pertandingan.
Tomb Raider
Game porting konsol ini diuji selama 30 menit pada mode Performance.
Hasilnya:
- Rata-rata 37 FPS.
- FPS tertinggi mencapai 41 FPS.
- Gameplay tetap nyaman tanpa gangguan berarti.
Pengujian Game Balap dan RPG Berat
Ketika memasuki kategori game yang lebih menuntut performa GPU dan CPU, Galaxy A57 mulai menunjukkan karakter manajemen performanya.