Salah satu varian T1 yang sangat terkenal adalah Samba Bus. Model tersebut memiliki tambahan kaca pada bagian bodi dan perlengkapan yang membuatnya tampil lebih mewah dibandingkan varian standar.
Kelangkaan unit dalam kondisi orisinal dan terawat membuat T1 memiliki daya tarik tinggi di kalangan kolektor.
Nilai kendaraan tidak hanya ditentukan oleh usia. Kondisi bodi, keaslian mesin, interior, trim, aksesori, serta dokumentasi dan sejarah restorasi turut menentukan daya tarik sebuah Volkswagen Kombi klasik.
Bagi kolektor, kendaraan yang masih mempertahankan komponen orisinal sering kali memiliki nilai sejarah lebih tinggi dibandingkan unit yang mengalami modifikasi besar-besaran.
Setelah T1, Volkswagen memperkenalkan generasi kedua yang dikenal sebagai T2.
Model ini tetap mempertahankan konsep dasar sebuah van serbaguna, tetapi mendapatkan sejumlah perubahan desain.
Salah satu perbedaan paling mudah terlihat adalah penggunaan kaca depan yang tidak lagi menggunakan model terpisah seperti T1.
Bodinya juga dibuat lebih besar dan fungsional sehingga memberikan ruang kabin yang semakin lega.
T2 hadir dalam berbagai konfigurasi. Selain digunakan sebagai kendaraan penumpang dan pengangkut barang, model ini juga berkembang menjadi kendaraan rekreasi.
Varian camper menjadi salah satu bentuk Volkswagen Kombi yang paling terkenal.
Kabinnya dapat dimanfaatkan sebagai ruang tinggal sederhana sehingga kendaraan ini semakin dekat dengan budaya perjalanan darat dan petualangan.