LAMPUNG BARAT – Ribuan warga memadati kawasan Pondok Pesantren Ma’had Roudlotus Sholihin, Way Heni, Gunung Ratu, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Senin, 11 Mei 2026, untuk mengikuti pengajian akbar bersama pendakwah nasional KH Yusuf Mansur.
Kehadiran ulama nasional tersebut menjadi magnet tersendiri dalam rangkaian Haflah Akhirussanah ke-10 pondok pesantren setempat.
Masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Barat hingga wilayah sekitar tampak memadati area pesantren sejak pagi hari. Antusiasme jamaah terlihat dari padatnya lokasi kegiatan yang dipenuhi santri, wali santri, tokoh agama, serta masyarakat umum yang ingin mengikuti tausiah secara langsung.
Pengajian akbar itu menjadi bagian penting dalam peringatan Haflah Akhirussanah sekaligus pelepasan santri. Kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai seremoni kelulusan, tetapi juga momentum memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan umat.
Pengasuh Pondok Pesantren Ma’had Roudlotus Sholihin, KH Nurul Burhan, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas dukungan masyarakat terhadap perkembangan pesantren yang kini memasuki usia satu dekade.
“Atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Ma’had Roudlotus Sholihin, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah, serta semua pihak yang terus memberikan dukungan sehingga pesantren ini dapat tetap istiqomah dalam menjalankan pendidikan dan dakwah,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran ribuan jamaah menjadi bukti bahwa pesantren masih menjadi pusat pembinaan keagamaan dan moral masyarakat. Menurutnya, pendidikan pesantren tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga membangun karakter dan akhlak generasi muda.
“Kami memohon doa dan bimbingan masyarakat agar pesantren ini terus eksis, menebar manfaat serta menjadi tempat lahirnya generasi Islam yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an,” tambahnya.
Panitia pelaksana menjelaskan kegiatan pengajian akbar sengaja dibuka untuk masyarakat luas sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain tausiah, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat, ulama, dan kalangan santri.
Dalam tausiyahnya, KH Yusuf Mansur mengajak jamaah untuk memperkuat keimanan, menjaga semangat membaca Al-Qur’an, serta menanamkan nilai kejujuran dan kerja keras dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Haflah Akhirussanah ke-10 ini menandai perjalanan panjang Pondok Pesantren Ma’had Roudlotus Sholihin sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus berkembang di wilayah Bandar Negeri Suoh.
Kehadiran ribuan jamaah dinilai menjadi energi baru bagi pesantren dalam melanjutkan perannya sebagai pusat pendidikan dan dakwah di tengah masyarakat Lampung Barat.