BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui penyaluran ratusan alat bantu kesehatan bagi lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta warga dengan keterbatasan mobilitas.
Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandar Lampung, bantuan tersebut telah didistribusikan ke 20 kecamatan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui kelurahan dan kecamatan.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan, penyerahan bantuan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan warga yang membutuhkan mendapat perhatian dan tidak merasa sendiri.
"Setiap lansia punya cerita, punya perjuangan, dan tentu punya tempat di hati kita. Saya ingin memastikan mereka tidak merasa sendiri. Karena itu, saya hadir langsung dari rumah ke rumah, menyapa, mendengar, dan memberikan bantuan alat kesehatan seperti kursi roda dan tongkat kepada warga yang membutuhkan," ungkap Eva Dwiana,Selasa 12 Agustus 2026.
Menurut Eva, kepedulian pemerintah harus diwujudkan dengan turun langsung ke lapangan agar kondisi masyarakat dapat diketahui secara nyata. Ia berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban sekaligus memberikan kenyamanan dan semangat kepada para penerima.
"Bagi saya, kepedulian bukan sekadar memberi, tetapi hadir dan melihat langsung kondisi warga. InsyaAllah bantuan ini membawa kemudahan, kenyamanan, dan semangat bagi para lansia. Karena setiap warga adalah keluarga," imbuhnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung Aklim Sahadi mengatakan, berdasarkan data rekapitulasi distribusi, sebanyak 292 unit alat bantu kesehatan telah disalurkan kepada masyarakat di 20 kecamatan.
"Alat-alat bantu tersebut sudah didistribusikan ke 20 kecamatan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang telah disampaikan melalui masing-masing kelurahan dan kecamatan," ujar Aklim.
Dari total bantuan tersebut, kursi roda menjadi jenis alat bantu yang paling banyak disalurkan, yakni sebanyak 203 unit. Selain itu, bantuan yang diberikan meliputi 29 tongkat kaki tiga, 25 alat bantu dengar (ABD), 21 walker, dan 14 kruk.
Distribusi bantuan dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan dan usulan masyarakat di masing-masing wilayah. Kecamatan Kedamaian menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, yakni 25 unit, disusul Tanjung Senang sebanyak 23 unit dan Kedaton sebanyak 20 unit.
Selanjutnya, Kecamatan Panjang menerima 16 unit. Sementara Way Halim, Enggal, Tanjung Karang Timur, Tanjung Karang Pusat, dan Telukbetung Timur masing-masing menerima 15 unit bantuan.
Distribusi juga mencakup Kecamatan Telukbetung Selatan sebanyak 14 unit, Langkapura, Rajabasa, dan Bumi Waras masing-masing 13 unit. Kemiling, Tanjung Karang Barat, dan Teluk Betung Utara masing-masing menerima 12 unit.