Layar 2K Jadi Keunggulan Utama
Di balik persoalan performa, Redmi Pad 2 mempunyai salah satu daya tarik terbesar pada sektor layar.
Panel berukuran 9,7 inci dengan resolusi 2K mampu menghasilkan tampilan yang tajam dan jernih. Reproduksi warna juga cukup menyenangkan untuk menikmati video, film, maupun berbagai konten multimedia.
Keunggulan lain terdapat pada sertifikasi Widevine L1. Dukungan tersebut memungkinkan pengguna menikmati layanan streaming seperti Netflix hingga kualitas Full HD, sehingga Redmi Pad 2 lebih menarik bagi pengguna yang menjadikan tablet sebagai perangkat hiburan.
Bagi pengguna yang lebih mementingkan konsumsi konten dibandingkan performa berat, kualitas layar ini menjadi salah satu alasan utama untuk mempertimbangkan Redmi Pad 2.
Dual Speaker dan 4G LTE Tambah Nilai
Pengalaman multimedia semakin lengkap dengan kehadiran dua speaker stereo. Output suara yang dihasilkan tergolong cukup nyaring dengan karakter audio yang relatif bulat untuk ukuran tablet di kelas harganya.
Fitur tersebut membuat Redmi Pad 2 cukup nyaman digunakan untuk menonton YouTube, film, maupun mendengarkan musik tanpa selalu membutuhkan perangkat audio tambahan.
Varian yang diuji juga sudah mendukung jaringan 4G LTE. Tablet ini memiliki slot kartu SIM sekaligus MicroSD sehingga pengguna memperoleh fleksibilitas lebih untuk konektivitas dan penyimpanan.
Berbeda dengan varian Wi-Fi Only, versi LTE juga dilengkapi GPS. Fitur tersebut memungkinkan tablet digunakan sebagai perangkat navigasi ketika bepergian.
Sayangnya, masalah performa kembali terasa ketika Google Maps digunakan. Penggeseran dan pembesaran peta terkadang masih mengalami stuttering sehingga navigasi tidak selalu terasa mulus.
Kamera Cukup untuk Video Call
Sektor kamera Redmi Pad 2 tergolong standar untuk tablet di kelas harganya. Perangkat ini bukan pilihan utama bagi pengguna yang mengutamakan kemampuan fotografi.
Noise masih terlihat pada hasil kamera depan maupun belakang, khususnya dalam kondisi pencahayaan yang kurang ideal. Meski demikian, kemampuannya masih cukup untuk kebutuhan praktis seperti rapat online melalui Zoom atau Google Meet.
Dengan demikian, kamera lebih tepat diposisikan sebagai fitur pendukung daripada keunggulan utama perangkat.