Touchpad juga berukuran lebih besar, yakni sekitar 54 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Area yang luas memberikan ruang navigasi lebih nyaman, meskipun telapak tangan terkadang dapat menyentuh touchpad secara tidak sengaja ketika mengetik.
Port Lengkap, tetapi Tanpa SD Card Reader
MSI memindahkan posisi konektor charger ke sisi kiri bagian belakang. Penempatan tersebut membantu mengurangi gangguan kabel terhadap pergerakan mouse.
Laptop ini juga masih menyediakan Ethernet 2,5 Gb untuk kebutuhan jaringan kabel berkecepatan tinggi.
Namun, MSI Stealth 16 tidak menyediakan slot SD Card reader. Dukungan Thunderbolt 5 juga absen.
Port USB Type-C yang tersedia mendukung DisplayPort melalui grafis terintegrasi Intel. Keterbatasan ini membuat koneksi perangkat tertentu, termasuk headset VR melalui Type-C, tidak sefleksibel yang diharapkan dari laptop premium.
RAM DDR5 Bisa Di-upgrade
Salah satu keunggulan paling menarik MSI Stealth 16 terletak pada komponen internalnya. Berbeda dari sejumlah laptop tipis yang menggunakan RAM tersolder, MSI masih menyediakan dua slot SODIMM DDR5.
RAM tersebut mendukung kecepatan hingga DDR5-7200 sehingga pengguna memiliki fleksibilitas untuk melakukan peningkatan kapasitas di kemudian hari.
Untuk penyimpanan, tersedia dua slot SSD PCIe Gen 4 M.2. Slot tersebut juga dapat menampung SSD double-sided.
Proses pembongkaran bagian belakang relatif sederhana karena menggunakan tujuh baut Phillips dengan panjang yang seragam. MSI turut membekali perangkat dengan modul Wi-Fi 7 untuk koneksi nirkabel generasi terbaru.
Performa RTX 5080 Siap Lawan Zephyrus G16
Untuk varian tertinggi, MSI Stealth 16 mengandalkan Intel Core Ultra 386H berbasis Panther Lake yang dipadukan dengan Nvidia GeForce RTX 5080.
Dalam pengujian game berat seperti Cyberpunk 2077, Alan Wake 2, dan Black Myth: Wukong, performanya disebut mampu bersaing ketat dengan ROG Zephyrus G16.
Gaming pada resolusi 1440p hingga 4K dapat berjalan dengan baik, terutama ketika teknologi DLSS digunakan untuk membantu meningkatkan performa.