MSI juga menyediakan varian dengan RTX 5070. Namun, versi tersebut menggunakan VRAM 8 GB, bukan 12 GB seperti yang mungkin diharapkan dari laptop gaming kelas premium.
Pendinginan Cukup Efektif
MSI menggunakan sistem pendinginan dengan dua kipas dan phase-change thermal compound. Sistem tersebut dirancang untuk menjaga temperatur komponen tetap terkendali ketika laptop menjalankan beban berat.
Menariknya, varian RTX 5080 justru tercatat menghasilkan suara kipas yang lebih rendah dibandingkan model RTX 5070 ketika bekerja dalam kondisi penuh.
Panas dari komponen dialirkan menuju bagian atas keyboard dan kisi-kisi di belakang bodi. Hasilnya, area palm rest dan tombol WASD tetap relatif nyaman digunakan selama sesi gaming panjang.
Baterai 90Wh Mampu Bertahan Hingga 11 Jam
Meski memiliki performa tinggi, MSI Stealth 16 membawa baterai berkapasitas 90Wh. Dalam pengujian pemutaran video YouTube, perangkat ini mampu bertahan hingga sekitar 11 jam.
MSI juga menghadirkan fitur Display Power Saver yang secara otomatis menurunkan refresh rate layar menjadi 60Hz ketika charger dilepas. Saat adaptor daya kembali terhubung, layar dapat kembali beroperasi pada 240Hz.
Fitur tersebut membantu mengurangi konsumsi daya ketika laptop digunakan tanpa sumber listrik.
MUX Switch Masih Memerlukan Reboot
Di balik berbagai kelebihannya, MSI Stealth 16 masih memiliki kekurangan pada sistem grafis. Laptop ini belum dilengkapi Advanced Optimus maupun G-Sync bawaan.
MSI tetap menyediakan MUX Switch untuk menonaktifkan grafis terintegrasi dan menggunakan GPU diskrit secara langsung. Namun, perubahan tersebut mengharuskan pengguna melakukan reboot sistem.
Untuk laptop gaming premium pada 2026, kebutuhan restart ini menjadi salah satu kompromi yang perlu diperhatikan.
Harga MSI Stealth 16 (2026)
MSI Stealth 16 (2026) dipasarkan mulai sekitar US$2.500 untuk varian RTX 5060. Sementara itu, model tertinggi dengan RTX 5080 dibanderol hingga sekitar US$4.000.