Imigrasi Koordinasikan Pemulangan Jenazah WNA Australia yang Meninggal Saat Surfing di Tanjung Setia

WNA Australia berusia 72 tahun meninggal saat surfing di Tanjung Setia. Imigrasi kini berkoordinasi dengan Kedutaan Australia terkait penanganan jenazah.
Yayan Prantoso - Minggu, 23 Agt 2026 - 15:23 WIB
Jenazah WNA asal Australia yang meninggal di Tanjung Setia.
Jenazah WNA asal Australia yang meninggal di Tanjung Setia. - foto -- dok. Humas Polres Pesbar

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya, Gregory Edward Shearer (73) dan Lloyd Jhon Gould (63), yang juga merupakan WNA Australia, tengah berselancar di kawasan Pantai Tanjung Setia.

Ketiganya diketahui menginap di salah satu penginapan di kawasan Pantai Tanjung Setia dan telah berada di Kabupaten Pesisir Barat sejak 19 Agustus 2026.

Sekitar pukul 08.00 WIB, kedua rekan korban melihat Kim meminta pertolongan saat berada di laut, sekitar 10 meter dari bibir pantai. Keduanya bersama peselancar lainnya kemudian memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke daratan.

Setibanya di daratan, rekan korban memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP). Sekitar pukul 08.30 WIB, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Pekon Tanjung Setia menuju UPT Puskesmas Rawat Inap Biha.

Advertisements

Korban tiba di puskesmas sekitar pukul 08.40 WIB dan langsung mendapatkan pemeriksaan serta tindakan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Peratin Pekon Tanjung Setia, Iswandi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban ditemukan oleh teman-temannya setelah mengalami kondisi darurat ketika berada di laut.

“Korban saat itu sedang surfing dan hendak menuju ke pinggir pantai. Kemudian teman-temannya melihat korban meminta pertolongan di laut. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke daratan dan diberikan pertolongan,” kata Iswandi.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Kompol Rohmad, S.H., mengatakan jajaran kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

Advertisements

“Personel telah mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan awal terhadap korban, mengumpulkan keterangan dari saksi, berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan pendataan terhadap barang-barang milik korban. Seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan situasi di lokasi berjalan aman serta kondusif,” katanya.

Penanganan dipimpin Kabagren Polres Pesisir Barat AKP Rudi Aries selaku Perwira Pengawas, dengan melibatkan personel Satbinmas, Pamapta, Unit Identifikasi/Inafis Polres Pesisir Barat, personel Polairud Polda Lampung, pihak pendamping korban serta personel Pleton Siaga II KRYD Polres Pesisir Barat.

Berdasarkan pemeriksaan luar Unit Identifikasi Polres Pesisir Barat, ditemukan sejumlah luka lecet atau gores pada bagian lutut kanan, betis kanan, tangan kanan, dan batang hidung. Petugas juga menemukan tanda perubahan warna serta pembekuan darah yang mulai terjadi pada sejumlah bagian tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan luar Unit Identifikasi Polres Pesisir Barat, ditemukan sejumlah luka lecet atau gores pada bagian lutut kanan, betis kanan, tangan kanan dan batang hidung. Petugas juga menemukan tanda perubahan warna serta pembekuan darah yang mulai terjadi pada sejumlah bagian tubuh korban,” jelasnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements