Beberapa unit dengan kondisi sangat baik bahkan pernah diberitakan memiliki harga jauh di atas motor bekas sejenis.
Salah satu Astrea Grand keluaran 1991 pernah diberitakan terjual hingga Rp80 juta.
Sementara unit yang disebut masih sangat orisinal juga pernah ditawarkan dengan harga sekitar Rp100 juta.
Namun, angka tersebut tidak bisa dijadikan patokan harga seluruh Astrea Grand.
Nilai motor klasik sangat bergantung pada kondisi kendaraan, tingkat keaslian, kelengkapan surat, tahun produksi, komponen, hingga riwayat restorasi.
Unit yang masih mempertahankan komponen bawaan pabrik biasanya memiliki daya tarik lebih tinggi di mata kolektor.
Salah satu versi yang paling mudah dikenali adalah Astrea Grand generasi awal atau yang populer disebut Grand Bulus.
Julukan tersebut muncul karena desain lampu belakangnya yang membulat dan menonjol.
Bagi penggemar motor klasik, bentuk tersebut justru menjadi bagian penting dari identitas Astrea Grand yang sulit ditemukan pada model penerusnya.
Semakin sulit menemukan unit dengan kondisi mendekati standar pabrik, semakin besar pula daya tariknya bagi kolektor.
Karena itu, restorasi Astrea Grand kini tidak hanya bertujuan membuat motor kembali layak digunakan.