LAMPUNG UTARA – Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam menggegerkan warga Dusun Plongkowati, Desa Madukoro Baru, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.
Insiden berdarah tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika seorang pria bernama Yakup (33) datang ke rumah Syapei Riyadi (59) sambil membawa senjata tajam jenis laduk. Setibanya di lokasi, Yakup menggedor pagar besi dan berulang kali memanggil Syapei.
Karena tidak mendapat respons, Yakup diduga membuka pagar dan merusak spion kanan mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi BE 1802 BT yang terparkir di teras rumah korban. Setelah itu, Yakup masuk ke dalam rumah dan diduga terlibat perkelahian dengan Syapei.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Christofel, membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Iya benar, peristiwa ini bermula saat seorang laki-laki bernama Yakup membawa senjata tajam jenis laduk kemudian menggedor pagar besi dan memanggil-manggil saudara Syapei. Namun Syapei tidak menghiraukan," kata Ivan.
Menurutnya, setelah masuk ke dalam rumah, diduga terjadi perkelahian yang mengakibatkan Syapei mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam. Korban kemudian berusaha mencari pertolongan dengan berlari keluar rumah, sementara Yakup masih berada di dalam bersama istri korban, Jawariyah.
Saat tiga personel Polsek tiba di lokasi kejadian, mereka mendapati Yakup sedang memeluk dan menyandera Jawariyah yang berada dalam posisi tergeletak di lantai ruang tengah rumah. Pada saat yang sama, Sahidin alias Kino yang merupakan menantu korban berusaha melepaskan Jawariyah dari dekapan Yakup.
"Saat petugas berteriak agar yang berada di dalam ruangan menyerah, Sahidin melemparkan dua senjata tajam ke arah petugas dan langsung mengambil posisi tiarap," ungkap Ivan.
Petugas kemudian melakukan pengamanan sekaligus memberikan pertolongan medis kepada para korban yang mengalami luka.
Dalam kejadian tersebut, Syapei Riyadi dilaporkan mengalami luka bacok di bagian kepala dan punggung. Sementara Jawariyah (55) mengalami luka pada tangan kiri. Adapun Yakup mengalami luka robek pada bagian perut hingga usus keluar serta luka bacok pada tangan kiri.
Ketiganya kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.