NSU 601 OSL, Motor Jerman 562 CC yang Jadi Legenda Era Sebelum Perang Dunia II

Dengan mesin 562 cc dan teknologi OHV, NSU 601 OSL menjadi salah satu motor premium Jerman paling menarik dari era 1930-an.
Krisna Jeri - Jumat, 28 Agt 2026 - 07:09 WIB
NSU 601 OSL menjadi salah satu motor klasik terbesar dalam keluarga OSL dengan mesin satu silinder 562 cc, teknologi OHV, dan konstruksi khas sepeda motor Jerman era 1930-an.
NSU 601 OSL menjadi salah satu motor klasik terbesar dalam keluarga OSL dengan mesin satu silinder 562 cc, teknologi OHV, dan konstruksi khas sepeda motor Jerman era 1930-an. - Sumber: Ilustrasi

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

NSU 601 OSL dibangun dengan konstruksi yang mengutamakan kekuatan.

Bagian depan menggunakan suspensi tipe paralelogram dengan sistem pegas dan peredam gesek.

Teknologi tersebut cukup umum digunakan pada sepeda motor Eropa sebelum penggunaan garpu teleskopik menjadi semakin luas.

Sementara itu, bagian belakang masih menggunakan konstruksi rigid atau tanpa suspensi seperti sepeda motor modern.

Advertisements

Motor ini mengandalkan transmisi empat percepatan dengan tenaga yang diteruskan ke roda belakang melalui rantai.

Kombinasi mesin besar, rangka baja, dan dimensi yang besar membuat NSU 601 OSL memiliki karakter seperti motor touring kelas berat pada era 1930-an.

Sejarah NSU 601 OSL tidak dapat dipisahkan dari situasi Eropa menjelang Perang Dunia II.

Dalam periode 1938 hingga 1941, NSU memproduksi varian 601 OSL Wh yang ditujukan untuk kebutuhan Wehrmacht.

Advertisements

Versi tersebut mendapatkan sejumlah penyesuaian untuk kebutuhan militer, termasuk penggunaan warna kamuflase dan perubahan pada beberapa perlengkapan.

Kehadiran varian tersebut menunjukkan bahwa konstruksi dasar NSU 601 OSL dianggap cukup kuat untuk dikembangkan sebagai kendaraan pendukung dalam kondisi penggunaan yang berat.

Meski demikian, versi sipil tetap memiliki daya tarik tersendiri.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements