Sementara itu, Aswarodi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung kini dipercaya memimpin BPBD Provinsi Lampung.
Jihan meminta pengalaman Aswarodi selama berada di Dinas Sosial dapat menjadi modal dalam memperkuat penanganan kebencanaan.
“Semangatnya sama, yaitu tentang kemanusiaan dan bagaimana masyarakat kita dapat memiliki kehidupan yang lebih baik. Semangat yang sama antara Dinas Sosial dan BPBD harus terus dibawa dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Jihan juga memberikan perhatian terhadap peningkatan literasi masyarakat Lampung.
Kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, ia meminta program peningkatan minat baca dan pengetahuan masyarakat diperluas hingga ke pelosok desa.
Menurutnya, peningkatan literasi membutuhkan terobosan melalui program inovatif, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan aplikasi yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan informasi.
“Saya meminta agar minat baca, pengetahuan, dan literasi masyarakat terus diperkuat hingga ke pelosok desa. Kita membutuhkan lompatan-lompatan melalui program dan inovasi yang baik untuk meningkatkan tingkat literasi di Provinsi Lampung,” kata Jihan.
Sementara kepada Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung, Jihan meminta optimalisasi potensi UMKM yang jumlahnya besar di daerah tersebut.
Ia berharap UMKM Lampung terus didorong untuk naik kelas sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
“Orkestrakan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung program-program yang dapat membawa UMKM kita menjadi lebih baik. Dengarkan keluhan teman-teman UMKM di lapangan dan berikan solusi yang benar-benar mempermudah usaha mereka,” ujarnya.
Jihan juga mendorong perangkat daerah memanfaatkan berbagai sumber daya dan instrumen yang tersedia, baik dari pemerintah pusat, swasta maupun pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengembangan UMKM dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih luas.