Status Anak Krakatau Siaga, Polda Lampung Aktifkan Satgas Aman Nusa

Kesiapsiagaan bencana diperkuat Polda Lampung menyusul peningkatan status Gunung Anak Krakatau menjadi Siaga.
Krisna Jeri - Minggu, 05 Jul 2026 - 18:12 WIB
Petugas Polda Lampung meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan bencana menyusul naiknya status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III.
Petugas Polda Lampung meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan bencana menyusul naiknya status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG – Kepolisian Daerah Lampung meningkatkan kesiapsiagaan menyusul naiknya status aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi Level III atau Siaga. 

Sejumlah langkah antisipatif dilakukan, mulai dari pengaktifan Satgas Aman Nusa, penguatan Posko Bencana Alam, hingga peningkatan patroli di wilayah perairan Selat Sunda.

Kabid Humas Polda Lampung Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengaktifan Satgas Aman Nusa bertujuan memastikan seluruh personel beserta sarana penanggulangan bencana siap diterjunkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Menurutnya, Posko Bencana Alam di Mapolda Lampung telah disiapkan sejak lama. Selain itu, seluruh jajaran polres di Lampung juga memiliki satuan tugas penanggulangan bencana yang siap bergerak apabila situasi berkembang.

Advertisements

“Kami mengaktifkan Satgas Aman Nusa agar respons kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi kondisi darurat akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau,” kata Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu 04 Juli 2026.

Selain menyiagakan personel di darat, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Lampung turut meningkatkan patroli di perairan Selat Sunda.

Pengawasan dilakukan untuk memantau perkembangan aktivitas gunung sekaligus memberikan imbauan langsung kepada nelayan dan masyarakat pesisir.

Petugas mengingatkan nelayan agar tidak melaut terlalu dekat dengan kawasan Gunung Anak Krakatau demi menghindari potensi bahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat aktivitas vulkanik.

Banner Parfum Shopee

Advertisements

Yuni menambahkan, Polda Lampung terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, BMKG, Badan Geologi, serta instansi terkait lainnya agar langkah penanganan dapat dilakukan secara terpadu jika aktivitas gunung semakin meningkat.

Ia juga mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan untuk mematuhi rekomendasi pemerintah dengan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengikuti sumber resmi pemerintah.

“Yang paling penting saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan. Ikuti seluruh informasi resmi dan patuhi rekomendasi yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama,” tandasnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements