Harga Daging Ayam Ras Sempat Tembus Rp 43 Ribu, Ini Penjelasan Disdag Bandar Lampung

Untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga, Erwin menegaskan Dinas Perdagangan terus melakukan pengawasan langsung di berbagai pasar di Kota Bandar Lampung.
Arif Setiawan - Rabu, 02 Sep 2026 - 18:50 WIB
Harga daging ayam ras di Bandar Lampung sempat mencapai Rp40 ribu-Rp43 ribu per kilogram pada Agustus 2026. Dinas Perdagangan memastikan pemantauan harga terus dilakukan di sejumlah pasar.
Harga daging ayam ras di Bandar Lampung sempat mencapai Rp40 ribu-Rp43 ribu per kilogram pada Agustus 2026. Dinas Perdagangan memastikan pemantauan harga terus dilakukan di sejumlah pasar. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

"Untuk menyikapi perkembangan tersebut, Dinas Perdagangan terus melakukan pemantauan harga di pasar. Apabila ditemukan kenaikan yang signifikan, hasil pemantauan akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk mengetahui penyebab dan langkah penanganannya," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi sekaligus menyambut perayaan hari besar keagamaan pada penghujung tahun, Dinas Perdagangan juga menyiapkan program intervensi pasar yang akan menyasar seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

Erwin mengatakan pasar murah akan kembali digelar di seluruh kecamatan sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Dinas perdagangan bersama pihak-pihak terkait akan kembali menyelenggarakan pasar murah di 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung pada bulan Desember 2026 dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru," pungkasnya.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source: Harga daging ayam ras di Bandar Lampung sempat mencapai Rp40 ribu-Rp43 ribu per kilogram pada Agustus 2026. Dinas Perdagangan memastikan pemantauan harga terus dilakukan di sejumlah pasar
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements