BANDAR LAMPUNG – Tawuran berdarah pecah di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di depan SMAN 5 Bandar Lampung, pada Kamis, 27 Agustus 2026 malam. Dua remaja kini ditetapkan sebagai tersangka setelah aksi saling serang tersebut menyebabkan dua orang terluka.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Polisi mengungkap tawuran diduga bermula dari aksi saling tantang yang dilakukan dua kelompok melalui media sosial.
Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan mengatakan, kedua kelompok kemudian sepakat bertemu hingga akhirnya bentrokan terjadi.
“Awalnya kedua kelompok saling menantang di media sosial. Mereka kemudian sepakat bertemu dan akhirnya terjadi aksi saling serang,” kata Pandiangan, Kamis, 3 September 2026.
Dalam bentrokan tersebut, tersangka R (20) diduga menyabetkan celurit ke arah A (17).
Serangan itu menyebabkan korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan pergelangan tangan kiri.
Setelah itu, R bersama tersangka P (20) diduga mengejar korban lainnya berinisial M (15).
Polisi menyebut P diduga mengendarai sepeda motor Honda Scoopy sambil membawa R. Keduanya kemudian mengejar M hingga korban terjatuh setelah diduga ditabrak.
R selanjutnya diduga kembali melakukan penyerangan menggunakan celurit ke arah kepala M.
Dua korban kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Immanuel Bandar Lampung.
Petugas yang melakukan penyelidikan akhirnya mengamankan R dan P. Dalam proses tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran.
Barang bukti yang diamankan antara lain pakaian, topi, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah.