Menurutnya, pengembangan 126 koperasi tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota agar program dapat berjalan optimal.
"Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen menjadikan koperasi sebagai penguat ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan juga kota, kami siap melakukan yang terbaik untuk koperasi kemasyarakatan yang ada di Bandar Lampung," kata Eva.
Eva juga berharap Menteri Koperasi dapat berkunjung secara langsung untuk melihat perkembangan koperasi yang ada di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, pembangunan dan penguatan 126 koperasi tersebut akan dilakukan secara bertahap.
"Kami berharap nanti Bapak Menteri Koperasi bisa mengunjungi koperasi yang ada di Kota Bandar Lampung. Kami bertahap membangun 126 koperasi yang ada di Kota Bandar Lampung ini," ungkapnya.
Ia menambahkan, keterbatasan wilayah administrasi desa tidak menjadi hambatan bagi Bandar Lampung untuk ikut menyukseskan program nasional tersebut. Pemkot juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat dalam mendukung pelaksanaan program.
"Walaupun kami tidak punya desa, kami siap, Pak. Siap untuk bekerja sama dengan kabupaten setempat," pungkasnya.