Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59.
Allano yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil memanfaatkan umpan silang Sidibe.
Dengan sundulan, pemain tersebut mengarahkan bola ke gawang Persebaya dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Gol penyama tersebut langsung membangkitkan semangat para pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC sekaligus membuat atmosfer Stadion Sumpah Pemuda semakin bergairah.
Setelah skor kembali imbang, kedua tim terus berusaha mencetak gol kemenangan.
Bhayangkara Presisi Lampung FC berupaya memanfaatkan dukungan publik tuan rumah untuk menekan pertahanan Persebaya. Sementara itu, tim tamu tetap mengancam melalui serangan balik.
Namun, hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Skor 1-1 akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil imbang tersebut membuat Bhayangkara Presisi Lampung FC mengawali kompetisi Super League 2026/2027 dengan koleksi satu poin.
Hasil serupa juga diraih Persebaya Surabaya yang harus puas membawa pulang satu poin dari lawatannya ke Bandar Lampung.
Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC, hasil tersebut menunjukkan kemampuan tim untuk bangkit setelah tertinggal lebih dahulu.
Persebaya sempat mengejutkan tuan rumah melalui gol Yann Mabella pada menit ke-13. Namun, Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu merespons pada babak kedua melalui Allano.