BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pertanian terus mempercepat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk melindungi populasi ternak milik warga.
Hingga Agustus 2026, sebanyak 750 dosis vaksin PMK telah direalisasikan untuk ratusan ekor ternak yang terdiri atas sapi, kambing, dan domba di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati Fauzie, mengatakan percepatan vaksinasi dilakukan secara bertahap untuk menjaga kekebalan kelompok atau herd immunity pada populasi ternak.
Pada penyaluran tahap pertama, sebanyak 500 dosis vaksin PMK telah selesai diberikan seluruhnya kepada ternak sapi milik warga.
"Untuk tahap awal 500 dosis alokasi sudah habis divaksinkan 100 persen ke ternak sapi. Saat ini kita sedang melanjutkan penyuntikan untuk alokasi tahap kedua," ujar Dedeh Sabtu 5 September 2026.
Memasuki tahap kedua, Kota Bandar Lampung mendapat tambahan alokasi sebanyak 1.000 dosis vaksin PMK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 250 dosis telah direalisasikan di lapangan.
Sebanyak 220 dosis diberikan kepada 220 ekor sapi. Sementara 30 dosis lainnya digunakan untuk vaksinasi 60 ekor kambing dan domba.
"Khusus untuk ternak kecil seperti kambing dan domba, dosis yang diberikan adalah setengah dari takaran dosis sapi. Jadi dari 30 dosis yang kita gunakan di tahap kedua ini, sudah mencakup 60 ekor kambing dan domba," jelasnya.
Berdasarkan laporan sementara hingga Agustus 2026, vaksinasi PMK pada ternak sapi telah menjangkau enam kecamatan dengan total 720 dosis yang merupakan akumulasi capaian tahap pertama dan tahap kedua.
Di Kecamatan Tanjung Senang, vaksinasi telah diberikan kepada 150 ekor sapi. Kemiling menjadi wilayah berikutnya dengan 130 ekor sapi, disusul Way Halim sebanyak 120 ekor.
Sementara itu, vaksinasi di Kecamatan Sukabumi dan Sukarame masing-masing telah menyasar 110 ekor sapi. Adapun di Rajabasa, vaksinasi telah diberikan kepada 100 ekor sapi.
Untuk ternak kambing dan domba, vaksinasi tahap kedua saat ini terfokus di Kecamatan Kemiling. Sebanyak 30 dosis telah digunakan untuk melindungi 60 ekor ternak.