Bank Sampah Mulai Dirintis di Sekincau, Sampah Diubah Jadi Berkah dan Rupiah

Bank Sampah Mulai Dirintis di Sekincau, Dorong Warga Ubah Sampah Jadi Rupiah
Rinto Arius - Minggu, 06 Sep 2026 - 17:08 WIB
Pengecekan pengelolaan bank sampah Pekon Pampangan.
Pengecekan pengelolaan bank sampah Pekon Pampangan. - Foto : Kec Sekincau

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

“Sampah yang memiliki nilai ekonomis akan dikumpulkan dan ditimbang secara berkala. Selanjutnya, sampah tersebut dapat disalurkan kepada pengepul atau mitra yang telah bekerja sama,” ungkap Artha.

Ia berharap program tersebut mampu menumbuhkan kebiasaan baru di tengah masyarakat. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan tidak selalu harus menjadi beban, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara ekonomi.

“Jangan berpikir bahwa sampah itu tidak ada nilainya. Kalau dipilah dan dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi berkah dan rupiah, sekaligus mengurangi beban lingkungan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat menjadi bagian utama dalam pengelolaan Bank Sampah. Satgas ASRI Pekon bersama masyarakat memiliki peran penting, mulai dari menggerakkan kegiatan pemilahan, pengumpulan, penimbangan hingga pencatatan hasil Bank Sampah secara transparan.

Advertisements

Dengan keterlibatan aktif masyarakat, program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Konsep Bank Sampah memang dirancang agar masyarakat menjadi bagian utama dalam pengelolaannya. Satgas ASRI Pekon bersama masyarakat memiliki peran dalam menggerakkan pemilahan, pengumpulan, penimbangan hingga pencatatan hasil Bank Sampah secara transparan,” tambahnya.

Lebih jauh, Artha menegaskan bahwa tujuan utama program tersebut adalah membangun budaya masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

Melalui kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah, diharapkan jumlah sampah yang dibuang sembarangan maupun yang berakhir di tempat pembuangan dapat terus ditekan.

Advertisements

“Program ini diharapkan tidak berhenti hanya pada kegiatan mengumpulkan sampah. Tujuan akhirnya adalah membangun budaya masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Dengan keterlibatan masyarakat sejak dari rumah, jumlah sampah yang dibuang sembarangan maupun yang berakhir di tempat pembuangan dapat ditekan,” pungkasnya.

Program Bank Sampah di Sekincau diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pekon-pekon lainnya. Dari langkah sederhana berupa memilah sampah, masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Sebab, ketika sampah dikelola bersama, sesuatu yang sebelumnya menjadi masalah dapat berubah menjadi berkah dan menghasilkan rupiah.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements