Jumlah tersebut belum mencakup atlet, official, pengurus organisasi, tamu undangan, serta pihak lain yang terlibat. HPN dan Porwanas 2027 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5–12 April 2027.
Kondisi itu dinilai dapat menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan berbagai potensi lokal. Selain sektor pariwisata, promosi produk dan komoditas unggulan daerah juga berpotensi mendapatkan perhatian lebih besar dari para tamu yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
“Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik agar menciptakan citra dan kesan positif selama mereka berada di Lampung,” jelasnya.
Menurut Wirahadikusumah, kedatangan ribuan peserta dan tamu juga berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Sejumlah sektor yang dapat ikut bergerak antara lain transportasi, akomodasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha masyarakat.
Karena itu, HPN dan Porwanas 2027 diharapkan tidak hanya menjadi agenda olahraga dan kewartawanan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi serta promosi bagi daerah di Lampung.
Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menyambut baik kunjungan jajaran PWI Lampung dan PWI Pesisir Barat tersebut. Ia berharap keberadaan PWI dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Pesisir Barat.
Pemkab Pesisir Barat juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 yang akan digelar di Provinsi Lampung.
“Dengan adanya kunjungan ini, tentu atas nama Pemkab Pesisir Barat sangat mengapresiasi. Dengan adanya rencana kegiatan HPN dan Porwanas 2027, pemerintah daerah tentunya sangat mendukung kegiatan tersebut,” katanya.
Dedi menilai momentum berskala nasional tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi Pesisir Barat kepada masyarakat yang lebih luas.
Salah satu potensi yang ingin diangkat adalah damar mata kucing, komoditas khas Pesisir Barat yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi daerah.
Promosi damar mata kucing melalui HPN dan Porwanas dinilai dapat membuka kesempatan lebih luas untuk memperkenalkan komoditas tersebut kepada peserta, wartawan, atlet, official, serta tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
“Dengan adanya kegiatan tersebut juga diharapkan bisa membawa dan mengangkat potensi daerah, salah satunya damar mata kucing yang ada di Pesisir Barat ini,” tandasnya.(*)