"Di sinilah kita akan membangun disiplin, membangun kapasitas, membangun solidaritas, dan memperkuat kesiapsiagaan. Sebab tantangan ke depan tidak semakin ringan, maka kita harus terus bersiap dan memantapkan diri," ujar Gubernur.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Mirza juga mengukuhkan kepengurusan DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kota Bandar Lampung, DPC Aslinmas se-Provinsi Lampung, serta DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kota Bandar Lampung.
Pengukuhan ditandai dengan penyematan pin dan penyerahan bendera pataka kepada Ketua Aslinmas Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Gubernur Mirza menekankan pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi sarana untuk memperbarui komitmen dalam melayani masyarakat serta membantu desa dan kelurahan berkembang.
"Bukan sekadar seremoni, bukan hanya memasang pin atau menyerahkan pataka, tapi hari ini kita memperbarui komitmen bahwa setelah pulang dari tempat ini, ada amanah yang harus dijaga, ada masyarakat yang harus kita layani," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, terus mendorong pembangunan yang dimulai dari desa dan kelurahan.
Ia menilai penguatan masyarakat di tingkat paling bawah akan menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan daerah secara keseluruhan.
"Kami dari Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan pembangunan dari desa, karena kami sadar, kami yakin desa atau kelurahan yang kuat akan menjadikan Lampung yang kuat," ucap Gubernur.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad mengatakan penguatan masyarakat dari tingkat desa sejalan dengan arah pembangunan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut pembangunan dimulai dari desa dan tingkat paling bawah untuk memperkuat pemerataan ekonomi serta mempercepat pemberantasan kemiskinan.
"Salam hormat dari Bapak Presiden, dari Bapak Prabowo, karena ini selaras dengan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan dimulai dari desa, dari bawah, untuk memperkuat pemerataan ekonomi serta mempercepat pemberantasan kemiskinan," kata Raffi.