Menurut Raffi, Satlinmas merupakan kekuatan masyarakat sipil yang memiliki kedekatan langsung dengan warga.
Karena itu, keberadaan Satlinmas dinilai dapat menjadi bagian penting dalam menjaga ketenteraman sekaligus mendukung berbagai upaya pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.
Raffi juga mengajak generasi muda untuk ikut mengambil bagian dalam tugas-tugas kemasyarakatan.
Keterlibatan tersebut antara lain melalui deteksi dini, pencegahan, penyuluhan, patroli, pengamanan, penanganan bencana, hingga kegiatan sosial.
Ia menyebut Aslinmas dapat menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas dan kesejahteraan anggota.
Raffi juga menyampaikan bahwa jaringan Aslinmas secara nasional telah mencapai lebih dari 1,2 juta anggota yang dinilainya memiliki potensi besar untuk ikut menjaga ketenteraman masyarakat.
Selain Satlinmas, Raffi menyoroti pentingnya peran BPD dan Abpednas dalam mengawal pembangunan desa.
Ia meminta aspirasi masyarakat diserap dan pengawasan terhadap pembangunan dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pertanggungjawaban, termasuk dalam penggunaan anggaran desa.
"Harus transparan, harus tegas, solutif, paling terpenting agar setiap rupiah terjaga dan benar-benar berguna untuk masyarakat," ujar Raffi.
Raffi juga mendorong pekerja seni, influencer, dan komunitas kreatif untuk ikut memperkuat edukasi masyarakat melalui konten positif.
Menurut dia, pesan mengenai kesadaran hukum dan kesiapsiagaan bencana dapat dikemas melalui video pendek, musik, mural, pertunjukan, maupun konten digital yang mudah dipahami masyarakat.