LAMPUNG BARAT – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat.
K3S SD Kecamatan Sumberjaya menyalurkan bantuan hasil donasi kepada keluarga Agus, korban kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di kawasan perkebunan Pemangku 7 Lawang Agung, Pekon Waypetai, Kecamatan Sumberjaya, Senin (21/9/2026).
Ketua K3S SD Kecamatan Sumberjaya, Dewi Suryani, S.Pd., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan para kepala sekolah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Donasi ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan kami untuk membantu keluarga yang sedang tertimpa musibah. Mudah-mudahan bantuan ini sedikit banyaknya dapat bermanfaat dan mengurangi beban yang dialami keluarga korban,” ujar Dewi, Minggu (27/9/2026).
Menurut Dewi, musibah kebakaran menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, baik yang berasal dari aktivitas di dapur maupun instalasi kelistrikan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan api, baik saat beraktivitas di dapur maupun dalam penggunaan listrik. Kewaspadaan sangat penting karena kelalaian kecil dapat menimbulkan musibah yang besar,” katanya.
Sementara itu, kebakaran yang menimpa rumah milik Agus tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Rumah yang berada di kawasan perkebunan itu saat kejadian ditempati atau ditunggu oleh Ajimidan (42).
Peratin Waypetai, Sutan Sahril, sebelumnya membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Pemangku 7 Lawang Agung. Rumah yang terbakar merupakan milik Agus dan saat kejadian ditunggu oleh Ajimidan.
Akibat kebakaran tersebut, rumah dilaporkan habis terbakar. Sejumlah harta benda yang berada di dalam rumah juga turut hangus.
“Kerugian yang dialami berupa rumah yang habis terbakar, dua unit motor, satu mesin senso, dua mesin rumput dan peralatan rumah tangga lainnya,” jelas Sutan Sahril.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ajimidan yang berada di lokasi kejadian dilaporkan berhasil menyelamatkan diri.