Manager PLN UP3 Tanjung Karang, Presly Silaen, mengatakan transformasi gudang menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan material mampu menjawab kebutuhan operasional yang terus berkembang.
Menurutnya, pembenahan dilakukan tidak hanya pada aspek fasilitas, tetapi juga pada proses pengelolaan material secara keseluruhan.
“Transformasi gudang tidak hanya berbicara mengenai fasilitas, tetapi bagaimana seluruh proses pengelolaan material dapat dilakukan secara tertib, akurat, cepat, dan terintegrasi. Dengan dukungan digitalisasi, kami memastikan material yang dibutuhkan dapat dikelola dan tersedia secara tepat waktu untuk mendukung pekerjaan di lapangan serta mempercepat pelayanan kepada pelanggan,” ujar Presly.
Melalui transformasi tersebut, PLN UID Lampung bersama PLN UP3 Tanjung Karang terus mendorong tata kelola logistik yang modern, terintegrasi, digital, dan akuntabel.
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan kesiapan operasional PLN dalam memberikan layanan kelistrikan yang andal, responsif, dan berkelanjutan bagi sekitar 937 ribu pelanggan di wilayah kerja UP3 Tanjung Karang.