BANDAR LAMPUNG – Sejumlah bagian Jalan Ratu Di Balau, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, mendapat penanganan sementara setelah ditemukan banyak lubang dengan ukuran dan kedalaman yang berbeda-beda.
Penanganan dilakukan dengan menutup lubang menggunakan campuran semen dan batu split. Langkah tersebut ditempuh untuk mengurangi risiko pengguna jalan terperosok, terutama di sejumlah bagian yang mengalami kerusakan cukup parah.
Camat Tanjung Senang, Irman Saputra, mengatakan kondisi lubang di ruas tersebut menjadi perhatian karena jumlahnya cukup banyak dan memiliki karakteristik kerusakan yang berbeda.
“Kami melakukan penambalan sebagai langkah antisipasi, karena lubang di Jalan Ratu Dibalau cukup banyak dengan kedalaman dan lebar yang bervariasi,” ujar Irman, Sabtu 3 Oktober 2026.
Menurut Irman, penutupan lubang menggunakan material tersebut belum menjadi penanganan akhir. Upaya itu dilakukan sebagai langkah sementara sembari menunggu pekerjaan perbaikan jalan yang bersifat lebih permanen.
Pemerintah Kecamatan Tanjung Senang juga telah mendata sejumlah bagian jalan yang membutuhkan penanganan lanjutan. Beberapa titik disebut sudah melalui proses pengukuran untuk mendukung persiapan pekerjaan perbaikan.
Irman mengatakan titik-titik yang telah masuk dalam rencana penanganan ditargetkan dapat dikerjakan pada tahun ini. Dengan perbaikan tersebut, kerusakan jalan di kawasan itu diharapkan dapat ditangani secara lebih menyeluruh.
Selain memperhatikan kondisi fisik jalan, pemerintah setempat mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi ruas Jalan Ratu Di Balau. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi permukaan jalan, terutama ketika hujan yang dapat membuat lubang lebih sulit terlihat.
“Penanganan sementara tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keselamatan pengguna jalan sembari proses menuju perbaikan permanen pada titik-titik yang telah dipersiapkan terus dilakukan,”tutupnya.