Kemacetan MBK Makin Padat Jelang Akhir Pekan, Dishub Uji Sejumlah Rekayasa Arus

Koordinasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan pola penanganan yang lebih efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
Arif Setiawan - Senin, 05 Okt 2026 - 15:32 WIB
Kemacetan terjadi di kawasan bawah Flyover Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung
Kemacetan terjadi di kawasan bawah Flyover Mall Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menaruh perhatian serius terhadap kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Jalan Teuku Umar, khususnya di sekitar Mall Boemi Kedaton (MBK) dan bawah flyover.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengakui kawasan tersebut masih menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas yang krusial, terutama menjelang akhir pekan.

"Memang salah satu kendala kita. Bunda mau koordinasi sama Polresta yang baru, harapan kita ada solusi," ujar Eva Dwiana.

Menurut Eva, keberadaan flyover dan sejumlah penataan lalu lintas memang telah membantu mengurai pergerakan kendaraan. Namun, tingginya volume kendaraan di sekitar MBK membuat penumpukan arus masih sulit dihindari pada jam-jam sibuk.

Advertisements

"Untuk bagaimana caranya MBK tidak macet lagi, terutama pada hari-hari tertentu. Apalagi malam Minggu atau Sabtu," tutur Eva.

Untuk mencari solusi, Pemkot Bandar Lampung akan melakukan koordinasi lintas sektor bersama Polresta Bandar Lampung dan pihak manajemen MBK. Koordinasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan pola penanganan yang lebih efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung saat ini tengah memetakan dan menguji sejumlah skema rekayasa lalu lintas di bawah flyover MBK.

Kepala Dishub Kota Bandar Lampung Socrat Pringgodanu mengatakan, skema penanganan arus kendaraan di kawasan tersebut masih dalam tahap uji coba dan belum ditetapkan secara final.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

"Di bawah flyover MBK kita sedang uji coba beberapa moda rekayasa. Sampai saat ini belum final," kata Socrat.

Socrat menjelaskan, kepadatan kendaraan terjadi akibat tingginya volume arus dari berbagai arah. Salah satunya pergerakan kendaraan dari Tanjung Karang menuju Way Halim maupun sebaliknya menuju Rajabasa.

Selain tingginya volume kendaraan pada jam sibuk, antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU sekitar MBK turut memperparah kondisi lalu lintas.

"Antrean BBM itu ada pengaruhnya, menyumbang tambah padatnya lalu lintas di daerah MBK," ungkapnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 HUT MLO - 5 HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements